Selamat Datang di GPdI Cikarang

Gereja yang terletak di bagian utara kota Cikarang ini hadir untuk melayani jiwa-jiwa yang haus akan Tuhan. Jumlah Kepala Keluarga yang dilayani sekitar 50 KK dan digembalakan oleh Pdt. Yohanes Limuria.

 

 

 

Firman Tuhan : Amos 1:13-15 (oleh Pdt. Rasgo Porayouw)

Kitab Amos ini memberitahukan tentang hukuman Tuhan kepada Bangsa Israel melalui nabi Amos. Amos hidup kurang lebih di tahun 760 SM. Semua orang pada dasarnya terikat pada hukum Allah. Dibawah hukum Allah ada yang namanya hukum alam dan dibawah hukum alam ada hukum negara.

Contoh hukum Alam adalah adanya pasang naik air laut. sementara apabila kita melanggar lalu lintas maka kita akan dikenakan hukum negara. Allah bisa menghukum manusia dengan menggunakan hukum negara atau melalui hukum alam bahkan Allah pun bisa menggunakan hukum Allah itu sendiri untuk menghukum manusia.

Bangsa Anom berasal dari keturunan Lot yang merupakan saudara Abraham. Hukuman kepada bangsa Anom adalah contoh hukum Allah kepada manusia. Allah  tentu saja tidak akan menjatuhkan hukuman tanpa sebab dan alasan yang jelas. Kesalahan Bangsa Amon adalah karena mereka membelah perut perempuan-perempuan hamil di Gilead dengan maksud meluaskan daerah mereka sendiri (Amos ayat 13).

Biasanya perempuan hamil dikhususkan apabila berada dalam kendaraan umum. Contohnya bila kita naik bis atau kereta maka ada keistimewaan yang diberikan kepada ibu hamil dengan memberikan tempat duduk bagi mereka. Pada zaman dahulu ada ritual bagi bangsa yang menang dalam perang yaitu  dengan mempersembahkan anak mereka kepada dewa-dewa sebagai ucapan syukur. Bangsa Amon juga melakukan hal yang sama dengan membunuh wanita hamil, lalu membelah anaknya dan mempersembahkan kepada dewa mereka.

Sampai batas mana manusia bisa menggunakan pikiran dan batas mana manusia tidak lagi menggunakan pikiran kita ? Ada perbuatan Tuhan yang bisa dianalisa begitu juga ada perbuatan Tuhan yang tidak dapat dianalisa. Ada saat tertentu kita harus menanggalkan pikiran kita karena memang sudah tidak bisa lagi dianalisa dengan akal pikiran kita. Itulah sebabnya Alkitab mengajarkan kepada kita untuk mengucap syukur dalam segala hal.

Mengapa Tuhan membiarkan perempuan Israel yang hamil dibunuh oleh bangsa Anom ? jawabannya adalah karena tidak bisa dianalisa oleh pikiran manusia. Seberapa besar otak kita dibanding dengan kebesaran Tuhan ? Bila kita menghadapi masalah dan semakin dianalisa semakin pusing, mari kita datang kepada Tuhan dan mengucap syukur.

Peristiwa yang dilakukan bangsa Anom dengan membunuh wanita hamil akan dihukum oleh Tuhan dan itu terjadi pada tahun 730 SM dimana hukuman Allah kepada Bangsa Amon antara lain Kota itu akan menjadi anak bukit yang tandus, dan kota-kota jajahannya akan dibakar dengan api (Yeremia 49:1-5).

Kemudian kita bertanya apa Hubungan bangsa Amon yang telah terjadi pada ribuan tahun yang lalu dengan gereja yang ada pada zaman sekarang ? Dalam Wahyu 12:1-6, Yohanes melihat ada perempuan yang sedang mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki namun naga itu menunggu untuk menelan anak tersebut.

 Mungkin kita bertanya gambaran siapakah perempuan itu. Di zaman perjanjian lama ada bangsa yang digambarkan perempuan yaitu  Israel (Zefanya 3:14), Bangsa Israel disebut Putri Sion / Putri Yerusalem dan di  zaman perjanjian baru (2 Korintus 11:2)  gereja disebut oleh Paulus sebagai perawan suci. Apa yang terjadi di perjanjian lama, bangsa Amon mengincar anak-anak dari kandungan perempuan Israel, di zaman perjanjian baru naga/iblis juga mengincar anak laki-laki dalam kandungan gereja.

Pertanyaan yang muncul adalah siapakah anak laki-laki tersebut ? Adapun  ciri-ciri dari anak laki-laki tersebut adalah lahir lalu langsung dibawa ke tahta (Wahyu 12:5).

DalamWahyu 4:3-4, disampaikan bahwa ada 24 tahta disekeliling tahta sorga. Siapakah tua-tua yang duduk ditahta itu ? Matius 19:27-28 menjelaskan bahwa rasul-rasul yang telah mengikuti Yesus yang akan duduk di 12 tahta. Sementara 12 tahta yang lain akan diberikan kepada 12 orang lain dan mereka adalah 12 rasul di zaman perjanjian baru.

Wahyu 1:20," Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kanan-Ku dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat."

Wahyu 21:14," Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba itu."

Wahyu 9:1b," dan aku melihat sebuah bintang yang jatuh dari langit ke atas bumi, dan kepadanya diberikan anak kunci lobang jurang maut."

Karena iblis gagal mendapatkan anak dari perempuan itu, maka gereja akan menjadi sasaran kemarahan iblis. Gereja akan menghadapi peperangan besar di akhir zaman. Di saat iman gereja menghadapi kemarahan yang luar biasa dari iblis, Tuhan membawa gereja-Nya ke suatu tempat dan memeliharanya selama 1.260 hari. Tuhan akan menolong gereja-Nya tepat pada waktunya (Wahyu 12:6).

Share
comments