Selamat Datang di GPdI Cikarang

Gereja yang terletak di bagian utara kota Cikarang ini hadir untuk melayani jiwa-jiwa yang haus akan Tuhan. Jumlah Kepala Keluarga yang dilayani sekitar 50 KK dan digembalakan oleh Pdt. Yohanes Limuria.

 

 

 

Firman Tuhan : 2 Raja-Raja 4:1-7 (Oleh Pdt. Yohanes Limuria)

Bagaimana cara agar kita bisa meraih mujizat Tuhan :
1. Mencari Tuhan.
Ada seorang janda yang dulu suaminya adalah murid dari Elisa. Suatu kali ketika Elisa berada di tempat mereka,

janda itu datang kepada Elisa dan menyampaikan bahwa ia memiliki hutang yang banyak. Apabila tidak dilunasi segera maka kedua anaknya akan diambil dan dijadikan budak. Pelajaran yang dapat diambil dari cerita ini adalah apabila kita memiliki masalah, maka carilah Tuhan. Ada pujian yang berkata " ..hanya ku bisa lari kepada Yesus.." Janda tersebut mengerti kepada siapa dia harus datang ketika ada masalah.

2. Serahkanlah segala sesuatu yang kita miliki kepada Tuhan meskipun itu kecil.
Mungkin dunia berkata bahwa kita kecil dan kemampuan kita terbatas, tetapi apabila kita menyerahkan kemampuan, potensi kita kepada Tuhan maka akan dipakai dan digunakan untuk kemuliaan Tuhan. Janda tersebut tidak memiliki apapun di rumah kecuali sebuah buli-buli berisi minyak. Perkara yang kecil bila kita membawa kepada Tuhan akan menjadi perkara yang besar. Ketika Yesus memberi makan lima ribu orang, hanya dari 5 roti dan 2 ikan. Ketika diberikan kepada Yesus, perkara kecil yang hanya 5 roti dan 2 ikan tersebut diubahkan oleh Yesus menjadi berkat yang besar.

3. Berani bertindak dengan iman
Elisa meminta kepada janda tersebut untuk pergi ke tetangga meminta botol botol kosong dalam jumlah yang banyak. Janda tersebut berjalan sesuai dengan permintaan Elisa. Bisa saja tetangganya mencibir untuk apa botol-botol kosong tersebut tetapi ibu janda tetap melakukan sesuai perintah Elisa.
Setelah janda tersebut mengumpulkan botol kosong, lalu Elisa meminta untuk menutup pintu rumah (dapat diartikan menutup pintu adalah berdoa dan berseru kepada Tuhan). Kemudian Elisa berkata kepada ibu janda untuk menuang botol yang berisi minyak yang dimilikinya kepada ke botol-botol yang lain. Mujizat lalu terjadi dari sebuah botol kecil yang berisi minyak menjadi banyak botol minyak.

4. Janda dan kedua anaknya hidup rukun dan kompak (ayat 5, "Pergilah perempuan itu dari padanya; ditutupnyalah pintu sesudah ia dan anak-anaknya masuk")
 Janda tersebut tidak menyalahkan anak-anaknya begitu juga sebaliknya terhadap masalah yang dihadapi. Janda dan anak-anaknya hidup rukun dan bersama-sama kompak dalam menanti dan menerima mujizat Tuhan.

5. Datang dan berterima kasih kepada Tuhan bila sudah menerima mujizat (ayat 7, "Kemudian pergilah perempuan itu memberitahukannya kepada abdi Allah, dan orang ini berkata: "Pergilah, juallah minyak itu, bayarlah hutangmu, dan hiduplah dari lebihnya, engkau serta anak-anakmu.")
Janda Ketika Janda tersebut ketika sudah melihat mujizat Tuhan, ia datang kepada Elisa untuk mengucap syukur.

Share
comments