Selamat Datang di GPdI Cikarang

Gereja yang terletak di bagian utara kota Cikarang ini hadir untuk melayani jiwa-jiwa yang haus akan Tuhan. Jumlah Kepala Keluarga yang dilayani sekitar 50 KK dan digembalakan oleh Pdt. Yohanes Limuria.

 

 

 

Firman Tuhan : Yesaya 9:5 (Oleh Pdt. Henockh B)

Kondisi dunia saat ini sangat membutuhkan Raja Damai. Damai dapat diartikan sebagai kecenderungan tidak ada masalah, tidak ada tekanan atau intimidasi dari pihak lain.

Dalam suatu kisah, disuatu kerajaan terdapat lomba lukis dengan tema damai. dari sekian banyak lukisan, didapatinya 3 lukisan yang menarik dan dibawa ke raja untuk dinilai mana yg menggambarkan damai yang sesungguhnya.
Pelukis pertama menggambarkan sebuah danau yg sangat teduh dan ditumbuhi pohon disekitarnya sementara di tengah danau ada sebuah perahu yang sedang mencari ikan.
Pelukis kedua mengambarkan sebuah gunung yang asri, ditumbuhi pepohonan dan ada gambar rumah dan disekitarnya ada burung-burung yang beterbangan.
Pelukis ketiga mengambarkan sebuah lautan yang hitam pekat dan cuaca badai dan ombak yang keras, petir yang menyambar. Di tengah lautan ada sebuah batu karang yang didalamnya ada burung yg sedang bersiul-siul dan bersukacita. ketika Raja menanyakan makna apa dari lukisan tersebut, maka pelukis menyampaikan bahwa burung itu mampu bertahan dan bersukacita walaupun diluar sedang ada masalah dan pencobaan.

Dunia saat ini sudah semakin tua dan tidak menjanjikan hidup yang tentram bagi kita bahkan dunia saat ini sedang menuju kepada kebinasaan. Bila kita masih ada di dalam dunia ini artinya kita masih akan tetap bertemu dengan persoalan dan tantangan tetapi bila bersama Yesus, kita mampu menghadapi semua masalah dan tantangan.

Akibat dosa adalah maut dan kematian kekal sementara itu tidak ada satu orang pun yang bisa keluar dari dosa. Untuk bisa menebus dosa manusia, maka dibutuhkan darah dari korban yang kudus dan untuk itulah Allah sendiri datang ke dunia dengan mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal untuk menyelamatkan manusia. Allah menjadi manusia dan mati di kayu salib menjadi korban kudus menggantikan kita.

Dengan tinggal tenang dan hati yang percaya disitulah letak kekuatan kita. Janji Tuhan tentang masa depan kita aman di dalam Tuhan. Walau dollar naik, kita diminta untuk jangan bergantung kepada bisnis atau usaha kita. Segala sesuatu dari dunia tidak menjamin tetapi Tuhan setia kepada janji-janji-Nya. Setiap orang benar akan hidup oleh karena iman percaya dan pengharapan kepada Yesus.

Hidup ini penuh dengan misteri,  kita tidak mengetahui satu menit kemudian apa yang akan terjadi tetapi orang benar akan hidup dengan janji dan pemeliharaan Tuhan. Hidup ini rapuh seperti bejana tanah liat tetapi apabila kita boleh sehat hingga saat ini itu semua karena pemeliharaan Allah. Mari masuk tahun 2014 dengan percaya dan beriman kepada Yesus.  Firman Allah tidak berubah, Ia menjamin kehidupan dimasa depan. Tidak ada seorang pun yang lepas dari persoalan tetapi sebagai anak Tuhan, hadapilah persoalan itu dan menceritakan kepada dunia bahwa damai itu ada. Mari beritakan damai kepada dunia maka kita akan disebut anak-anak Allah.

Share
comments